Makassar – Laskar The Iwan Indonesia mengecam keras tindakan oknum LSM dan anggota polisi lalu lintas yang diduga membekingi korban kecelakaan lalu lintas (laka) untuk memeras keluarga wartawan asal Makassar.
Ketua Umum Laskar The Iwan, Iwan Bongkar, menyampaikan apresiasi terhadap sikap salah satu wartawan berinisial H beserta keluarganya yang lebih mengedepankan nilai kemanusiaan dalam insiden laka yang terjadi di Kabupaten Jeneponto.
“Hanya kurang dari 10 persen pelaku laka yang mau bertanggung jawab secara kemanusiaan. Namun saudara H memilih mengantar lawan lakanya ke layanan medis, menunjukkan bahwa masih ada orang berakhlak baik,” ujar Iwan di hadapan pengurus dan wartawan di Markas Besar Laskar The Iwan Indonesia.
Iwan juga menyampaikan keprihatinannya terhadap peristiwa yang menimpa seorang wartawan lainnya, berinisial S alias Andi, yang dikenal sebagai anggota Laskar Sinri’Jala Indonesia. Ia mengecam oknum polisi yang memberikan kesaksian palsu dalam bentuk rekaman suara yang beredar.
“Dalam rekaman tersebut, terdengar upaya oknum membela korban dengan memberikan keterangan palsu soal kelengkapan SIM. Namun, keterangan itu langsung terbantahkan di tempat kejadian,” tegas Iwan.
Usai mendengarkan rekaman tersebut, sebanyak 10 anggota Laskar The Iwan yang hadir serentak menyatakan siap mengawal kasus laka tersebut hingga tuntas.
“Kami siap turun aksi di Polda Sulsel,” seru para anggota yang hadir.
Iwan juga menyoroti adanya permintaan uang dari pihak korban dengan jumlah yang dinilai memberatkan. Ia mempertanyakan legalitas korban dalam menggunakan jalan raya jika memang tidak memiliki SIM saat kecelakaan terjadi.
“Kalau dia sadar hukum dan tidak punya SIM, apa haknya menggunakan jalan raya?” tutup Iwan.
(Arifin Sulsel)








