Lubuklinggau – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, menekankan pentingnya optimalisasi sumber dan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pembangunan daerah. Ia meminta segera dibentuk tim percepatan khusus peningkatan PAD agar terintegrasi dan mampu meningkatkan pendapatan daerah dibandingkan tahun sebelumnya.
“Potensi-potensi PAD harus digali secara maksimal karena ini merupakan modal utama dalam mencapai tujuan pembangunan daerah,” ujar Wali Kota saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi realisasi penerimaan PAD tahun 2025 di Ruang Rapat Lt.3 Perkantoran Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (13/3/2025).
Beberapa sektor menjadi target utama peningkatan penerimaan daerah tahun ini, di antaranya:

Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang mencakup pajak hiburan, hotel, parkir, penerangan jalan, dan restoran.
Pajak reklame, air bawah tanah, mineral logam dan batuan, serta sarang burung walet (SBW).
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkotaan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Rapat ini turut dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Herdawan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), H. Hendra Gunawan, serta kepala OPD terkait lainnya.
(Erwin – Kaperwil Sumsel, Lubuklinggau, Musi Rawas Utara)







