BANYUWANGI – Selain peran pentingnya di bidang hukum, notaris juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Banyuwangi. Salah satunya adalah menciptakan iklim investasi daerah yang kondusif, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Notaris memiliki tanggung jawab besar, memastikan legalitas dokumen dalam berbagai transaksi baik terkait pertanahan maupun yang lainnya. Dengan legalitas yang terjamin, setiap transaksi dapat berjalan dengan lancar dan aman sehingga kepercayaan masyarakat dan investor terhadap daerah akan semakin meningkat,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani usai menyaksikan pelantikan Pengurus Daerah Banyuwangi Ikatan Notaris Indonesia (INI), di Pendopo Sabha Swagata, pada Rabu (03/07/2024).
Bupati Ipuk mengatakan, peran notaris dalam memastikan legalitas dokumen juga sangat erat dengan upaya melindungi masyarakat dari pemalsuan dan penipuan. Selama ini, masih terjadi sengketa lahan karena adanya dokumen kepemilikan ganda yang sangat merugikan warga.
“Kami berharap notaris menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat Banyuwangi terutama yang lemah, agar hak-hak mereka tidak diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” pinta Bupati Ipuk.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk juga mengajak para notaris untuk berkolaborasi dengan pemerintah guna mendukung pembangunan daerah. Diantaranya adalah memberikan pendampingan kepada UMKM agar memiliki legalitas yang kuat, serta memberikan edukasi hukum bagi masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya legalitas dokumen dan prosedur hukum.
Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Notaris Indonesia (INI) tersebut mengukuhkan dan melantik Zulham Efendi sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Banyuwangi periode 2023-2026.
Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Banyuwangi Machfoed Effendi dan perwakilan Ketua Pengurus Wilayah Jawa Timur Ikatan Notaris Indonesia Isy Karimah Syakir.
(TeamRed)








