BOJONEGORO – Mengawali langkah organisasi di awal tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja awal tahun pada Minggu (18/1/2026).
Agenda konsolidasi tersebut berlangsung di Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, bertempat di kediaman Ketua DPC PJI Bojonegoro, Syamsul Anam, dengan suasana penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
Rapat kerja ini menjadi momentum strategis bagi DPC PJI Bojonegoro untuk menyusun, memantapkan, serta menyelaraskan program kerja jangka pendek organisasi. Salah satu fokus utama pembahasan adalah persiapan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang menjadi agenda penting dan bergengsi bagi insan pers.
Seluruh pengurus dan anggota DPC PJI Bojonegoro hadir dan terlibat aktif dalam diskusi. Berbagai rencana kegiatan HPN dibedah secara komprehensif, mulai dari konsep acara, pembagian peran dan tanggung jawab kepanitiaan, hingga strategi teknis pelaksanaan agar kegiatan berjalan optimal, terukur, dan selaras dengan visi serta marwah organisasi.
Ketua DPC PJI Bojonegoro, Syamsul Anam, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas soliditas dan komitmen seluruh anggota dalam membangun organisasi yang profesional dan berintegritas.
“Terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan rekan-rekan semua. Melalui rapat awal tahun ini, kita harapkan terbangun satu visi dan langkah yang sejalan, khususnya dalam menyukseskan program jangka pendek dan peringatan HPN 2026,” tegasnya.
Ia menambahkan, hasil rapat kerja awal tahun ini diharapkan menjadi pondasi awal yang kuat bagi DPC PJI Bojonegoro dalam menjalankan roda organisasi sepanjang tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran jurnalis dalam menyajikan informasi yang profesional, berimbang, beretika, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Rapat kerja ditutup dengan kesepakatan bersama untuk segera menindaklanjuti hasil pembahasan melalui koordinasi lanjutan serta pembentukan tim kerja sesuai bidang masing-masing, guna memastikan seluruh program organisasi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi insan pers maupun publik luas.
(Redho)







